Konawe Utara, 21 Agustus 2026 — Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulusawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (21/8/2026).
Peresmian jembatan yang mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat” tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Teritorial Panglima TNI, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, S.I.P., dan dihadiri sekitar 2.000 tamu undangan, termasuk jajaran TNI, Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara, tokoh masyarakat, serta warga penerima bantuan sosial.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., Kabinda Sultra Marsama TNI Suwadi, S.E., M.E., Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H., Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Konawe Utara Herman Sewani, S.H., M.H., Danlanud Halu Oleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, S.A.P., M.M., M.Sc., Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis, S.T., M.Sc., CHRMP., serta Dandim 1430/Konut Letkol Kav Kuswara, S.I.P.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan pula bakti sosial dan pemberian bantuan sebanyak 1.000 paket kepada masyarakat Konawe Utara sebagai bentuk kepedulian dan sinergi TNI bersama PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara.
Dandim 1430/Konut Letkol Kav Kuswara, S.I.P., dalam paparannya menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/1217/2025 tanggal 9 Desember 2025 tentang perintah rapat koordinasi kesiapan pembangunan jembatan gantung desa/kampung.
Pembangunan juga mengacu pada Surat Perintah Pangdam Nomor Sprin/283/2026 tanggal 5 Maret 2026 tentang perintah pelaksanaan percepatan pembangunan jembatan di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, serta Surat Perjanjian Kerja Sama antara PT Antam dan Kodam XIV/Hasanuddin Nomor 261/0505/DAT/2026 dalam rangka dukungan pembangunan Jembatan Gantung Desa Ulusawa dan Desa Banggina, Kabupaten Konawe Utara.
Jembatan yang dibangun menggunakan konstruksi full baja dengan tipe jembatan gantung simetris tersebut memiliki lebar lantai 1,6 meter. Material utama yang digunakan antara lain pipa seamless 7 inci, sling utama galvanized 38 mm, lantai plate bordes 4,5 mm, rangka lantai pipa seamless 3,5 inci, serta pagar samping menggunakan kawat harmonika galvanized.
Pembangunan dilaksanakan pada dua titik. Titik pertama berada di Desa Ulusawa, Kecamatan Sawa, dengan bentangan 47 meter dan menghubungkan Desa Ulusawa dengan Desa Taipa. Jembatan tersebut memberikan akses bagi masyarakat dengan jumlah penduduk sekitar 929 jiwa atau 374 kepala keluarga dan mulai dikerjakan pada 5 Mei 2026.
Sementara titik kedua berada di Desa Banggina, Kecamatan Motui, dengan bentangan 50 meter yang menghubungkan Desa Banggina dengan Desa Tobimeita, Kecamatan Motui. Jembatan ini memberikan manfaat bagi sekitar 823 jiwa atau 430 kepala keluarga dan juga mulai dikerjakan pada 5 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Kaster Panglima TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bukti nyata pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, yang tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan jembatan Merah Putih bukan sekadar menghadirkan sebuah infrastruktur, tetapi membuka akses, memperlancar mobilitas, memperkuat konektivitas dan menghadirkan peluang baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, akses yang semakin baik diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan sosial, sekaligus mempererat hubungan antarwilayah.
“Jembatan terbangun, akses terbuka, harapan tumbuh. TNI hadir untuk rakyat,” tegasnya.
Selain peresmian jembatan, Kaster Panglima TNI juga mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial dan pembagian sembako yang dilaksanakan bersama PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam membantu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, GM PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara yang membacakan sambutan Direktur Utama PT Antam Tbk menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Staf Teritorial TNI, atas terselenggaranya pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
PT Antam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Konawe Utara. Keberadaan Antam di wilayah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah melalui pengelolaan sumber daya mineral, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan pembangunan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
Rangkaian peresmian ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat, penandatanganan prasasti Jembatan Perintis Garuda oleh Kaster Panglima TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi, serta pengguntingan pita sebagai tanda resmi digunakannya jembatan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.20 WITA tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Kehadiran jembatan diharapkan mampu membuka akses, memperlancar mobilitas, mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan, serta memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah Konawe Utara.
Kodim 1430/Konawe Utara — TNI Hadir untuk Rakyat.

