Konawe Utara – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Kodim 1430/Konut melalui Danpos Ramil Langgikima Koramil 1430-02/Asera, Serda Rusman, mengikuti kegiatan sosialisasi “Upaya Partisipatif dalam Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan”, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita tersebut bertempat di Balai Desa Sari, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, dan melibatkan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Tim Manggala Agni serta sejumlah unsur terkait.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri perwakilan eksternal PT Konutara Sejati dan PT CNGR, Mr. Candra, Kasubsektor Langgikima Ipda Rusli Jaya, Danpos Ramil Langgikima Serda Rusman, Lurah Langgikima Mansyur Djalil, S.Si, Ketua Tim Manggala Agni Yunus, para kepala desa dari Desa Sarimukti, Plora Indah, Pariama dan Mekar Jaya, para ketua BPD, serta masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, perusahaan dan instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pencegahan serta penanggulangan Karhutla.
Masyarakat juga diberikan pemahaman agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja, karena dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat serta berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Selain itu, masyarakat diimbau agar segera melakukan upaya pencegahan apabila menemukan titik api dan secepatnya melaporkan kejadian kebakaran kepada pihak berwenang, sehingga dapat ditangani sebelum api meluas.
Serda Rusman mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah desa, perusahaan dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
«“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan partisipasi masyarakat, setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ujarnya.»
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran dan kepedulian masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Konawe Utara.

