Amolame – Deru mesin alat berat memecah keheningan Desa Amolame, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara. Dalam program TMMD ke-128 Kodim 1430/Konut, pengerjaan peningkatan jalan usaha tani sepanjang 3,1 kilometer kini memasuki fase percepatan yang signifikan. Kamis (30/4/2026)
Alat berat yang diterjunkan di lokasi menjadi “pemain utama” dalam membuka dan meratakan badan jalan yang selama ini menjadi akses vital bagi para petani. Dengan medan yang cukup menantang, kehadiran excavator dan kendaraan pendukung lainnya terbukti mampu memangkas waktu pengerjaan secara drastis.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1430/Konut, Letkol Kav Kuswara, S.I.P, yang diwakili oleh Wadan Satgas Mayor Inf Hoer Apandi, menyampaikan bahwa percepatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah pedesaan.
“Peningkatan jalan usaha tani ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membuka akses ekonomi warga. Dengan alat berat, pekerjaan menjadi lebih efektif dan hasilnya lebih maksimal,” ujar Mayor Inf Hoer Apandi di sela peninjauan lokasi.
Warga Desa Amolame pun menyambut antusias kegiatan ini. Mereka berharap jalan yang tengah dikerjakan dapat segera rampung sehingga mempermudah distribusi hasil pertanian yang selama ini terkendala akses.
Dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, serta dukungan alat berat yang terus bekerja tanpa henti, pembangunan jalan usaha tani ini diharapkan menjadi urat nadi baru bagi peningkatan ekonomi desa. TMMD ke-128 pun kembali membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian.
Penulis : Pratu Heryanto







